Catat, Mafia Penimbun KKS Siap-Siap di Sanksi

Catat, Mafia Penimbun KKS Siap-Siap di Sanksi

 Kabar Karawang
Rabu, 24 Juni 2020


Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) wajib di pegang dan di miliki oleh penerima dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baik program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan jenis sembako lainnya dari Kemensos. (24/6/2020)

 Jika sesekali ada oknum pendamping, oknum petugas sosial dan aparat desa yang dengan sengaja menimbun dan tidak melakukan pembaharuan/laporan saat KPM sudah meninggal dunia/pindah domisili, maka siap-siap mendapati sanksi tegas.


Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 460/3097/Dinsos tentang pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) penerima sembako dsn Program Keluarga Harapan yang terbit pada Rabu 24 Juni yang menyatakan agar semua pelayanan / pelaksana umum pada program sembako Kemensos,tidak di perkenankan untuk menampung, menyimpan dan menerima titipan KKS baik KPM PKH maupun program sembako atas dasar alasan apapun. Jika di dapati pemegang KKS pindah atau meninggal dunia maka wajib di kembalikan ke Dinas Sosial melalui TKSK. 

Kemudian jika ditemukan pelanggaran penimbun kartu KKS, baik oleh pendamping PKH, agen bank Himbara, TKSK, Ketua KPM PKH, aparat desa, PSM hingga Kadus dan RT/RW, maka secepatnya akan dilakukan Sanki tegas.