Kapolri Cabut Maklumat , Minta Polisi Fokus Edukasi Protokol Kesehatan

Kapolri Cabut Maklumat , Minta Polisi Fokus Edukasi Protokol Kesehatan

 Kabar Karawang
Jumat, 26 Juni 2020

Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan surat telegram terkait pencabutan maklumat yang dikeluarkan pada 19 Maret lalu. Saat ini personel Polri diminta fokus edukasi protokol kesehatan.
Surat telegram pencabutan tersebut tertuang dalam nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020. Telegram tersebut tentang Perintah Kepada Jajaran Mengenai pencabutan Maklumat Kapolri dan Upaya Mendukung Kebijakan Adaptasi Baru atau New Normal.
“Ya benar. Tapi dalam hal ini Polri akan tetap menjalankan tugasnya dalam rangka memastikan standar protokol kesehatan tetap jalan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono lewat keterangannya, Jumat (25/6).
Seperti diketahui, terdapat sejumlah larangan dalam maklumat Kapolri yang dikeluarkan pada 19 Maret. Larangan tersebut mulai dari tidak adanya aktivitas kebudayaan hingga konser musik dalam jumlah banyak.
Berikut isi telegram Kapolri terkait pencabutan maklumat:
1. Pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
2. Meningkatkan kerja sama lintas sektoral dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.
3. Lakukan sosialisasi dan edukasi secara terus menerus bersama stakeholder untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.
4. Lakukan koordinasi secara intensif dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di daerah.
5. Bagi daerah-daerah yang masih menerapkan PSBB atau daerah yang masih dalam kategori oranye dan merah tetap lakukan pembatasan kegiatan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.***