Kualitas Super, 400 Ekor Sapi Qurban Asal Bali Transit di Pulojaya

Kualitas Super, 400 Ekor Sapi Qurban Asal Bali Transit di Pulojaya

 Kabar Karawang
Senin, 13 Juli 2020

Hari raya Idul Adha 1441 Hijriyah sekitar dua pekan lagi, belasan lapak-lapak hewan qurban sudah kokoh berdiri menjajakan hewan jenis kambing, sapi dan kerbau. Namun, di Desa Pulojaya Kecamatan Lemahabang, ada sekitar 3 ribu meter lahan yang rutin setiap tahun menjadi pusat transit sapi-sapi asal Provinsi Bali yang di jual untuk memenuhi kebutuhan sapi Qurban di Karawang dan Kabupaten/kota tetangga lainnya. Tercatat, 400 ekor sapi dengan varietas khusus, di jajakan sebulan sebelum Idul Adha di lokasi itu dengan harga terjangkau dan bobot kualitas super. Bahkan, sebelum mendapati label sehat dari Pemkab Karawang, sapi-sapi ini juga sudah lulus uji kesehatan dari Kesmanvet atau Kesehatan Hewan Veteriner Pemprov Bali yang sudah dsl bentuk sertifikat. 

Koordinator Penyuluh UPTD Pertanian Kecamatan Lemahabang, Irfan mengatakan, lapak sapi di Pulojaya itu sudah ada garapan lokal sekitar 5 -10 ekor, namun mendekati Idul Adha, Pemiliki ternak kerjasama dengan peternak Bali dengan mendatangjan sapi-sapi qurban asal Bali ke lokasi ini. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya sampai 400 ekor dengan jenis varietas ongol, limosin dan lainnya. Bahkan, saat tinjauan ke lokasi, sertifikat kesehatan hewan veterian juga sudah lolos uji klinis ketika didatangkan dari Bali, meskipun Rabu ini (15/7), pihaknya juga akan melakukan pengalungan stempel sehat dan pemeriksaan khusus lanjutan pada semua hewan qurban yang ada di Lemahabang. "Jadi bukan ternak, tapi sapi transit asal Bali, karena dari 400 ekor itu, 300 diantaranya sudah di booking pesanan dari Karawang hingga Jakarta yang di jual langsung maupun secara online, " Katanya. 

Irfan menambahkan, meskipun tidak dijajakan di pinggiran jalur syekh Quro, tetapi bagi masyarakat yang hendak memesan dan membeli sapi berkualitas dengan bobot tinggi itu, bisa datang langsung ke lapak di Pulojaya. Harganya, juga terjangkau sesuai pasaran pada umumnya, antara Rp20 - 25 jutaan dengan perawatan sampai hari H juga sangat apik, baik kandang maupun panganannya. "Kita sudah meninjau sapi-sapinya bersama Polsek dan Camat, memang jumlahnya banyak dan sebagiannya sudah pesanan masyarakat yang mau berkurban di hari Idul Adha, " Pungkasnya. (Rd)