Warga Tak Pakai Masker di Jabar Dikenai Denda Mulai 27 Juli

Warga Tak Pakai Masker di Jabar Dikenai Denda Mulai 27 Juli

 Kabar Karawang
Selasa, 14 Juli 2020

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan menerapkan denda bagi warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah mulai 27 Juli 2020. Kebijakan tersebut bertujuan agar warga disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Jadi akan ada denda Rp100.000 sampai Rp150.000 kepada mereka yang tidak menggunakan masker di tempat umum," kata Ridwan Kamil saat konferensi pers di Markas Kodam Siliwangi, Bandung, Senin (13/7/2020).

Meski begitu, pria disapa Kang Emil itu menjelaskan adanya pengecualian denda jika tidak memakai masker. Contohnya orang sedang berpidato dan di dalam rumah.

"Di rumah tidak wajib memakai masker, boleh pakai boleh nggak. Yang diwajibkan di luar rumah tapi ada pengecualian misal pidato, sepeda dan olahraga," ucap dia.

Mulai hari ini, kata dia Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jabar akan melakukan sosialisasi pemberlakukan denda tersebut. Nantinya denda tersebut akan masuk kas negara.

"Kami terima laporan dari Pak Kapolda kita lihat sudah banyak orang cuek tidak pakai masker di tempat umum. Maka opsi ketiga setelah edukasi masuk denda," ujar dia.

Menurut dia, jika warga yang tidak bisa membayar denda tersebut bisa dihukum kerja sosial atau kurungan. Aturan denda itu akan tercantu dalam peraturan gubernur yang baru.

"Kami berharap tidak banyak kena denda karena tujuan kami tidak mencari denda. Tujuan kami tidak perlu ada denda tapi kedisiplinan (memakai masker) ada," kata dia.