×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kementan Dorong Petani Jaga Produktivitas Selama Pandemi

Minggu | 5/30/2021 02:53:00 AM WIB

Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan bahan pangan selama pandemi covid-19. Salah satu caranya dengan mendorong petani agar tetap berproduksi.

Yasin Limpo

"Kami ingin menjaga petani agar mampu (terus) memproduksi," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi.

Agung menjelaskan, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi petani dan sektor pertanian secara keseluruhan pada masa pandemi saat ini. Tantangan tersebut meliputi hambatan distribusi pangan antar wilayah, harga yang tidak berpola, perubahan pola konsumsi, dan perubahan ke transaksi daring.

"Dalam menghadapinya, kami telah melakukan sejumlah langkah mitigasi. Termasuk antisipasi anomali perubahan iklim," ujar Agung.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menilai pembangunan ketahanan pangan oleh pemerintah sudah berada di trek yang tepat. Bahkan selama pandemi ini, sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang mampu tumbuh positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian mengalami pertumbuhan 2,95 persen pada kuartal I 2021. Pertumbuhan positif ini melanjutkan tren yang dicapai tahun lalu yang tumbuh 1,75 persen di saat sektor-sektor lainnya mengalami kontraksi.

"Kita on the right track. Kita sudah dalam trek yang betul. Tinggal memang membutuhkan kebersamaan yang lebih kuat untuk menghadirkan pertanian yang lebih baik," kata Mentan Syahrul.

Tak hanya itu, ekspor komoditas pertanian Indonesia juga mengalami kenaikan dari Rp390,16 triliun di 2019 menjadi Rp451,77 triliun atau tumbuh 15,79 persen. Struktur nilai ekspor pertanian ini didominasi oleh subsektor perkebunan.

"Ini kondisi rill yang ada. Berarti semua produktivitas kita baik. Misalnya, tanaman pangan padi, jagung, hortikultura, termasuk sayur-sayuran dan lain-lain. Kemudian peternakan, dan tentu saja perkebunan kita sudah mampu menunjang hasil yang ada," ucap Mentan Syahrul.

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS